Pemanfaatan fitur Rumah Belajar pada model pembelajaran Flipped Classroom
Halo Sahabat Rumah Belajar!
Pada tahun 2021 pembelajaran tatap muka terbatas telah dilakukan hampir diseluruh sekolah yang ada di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kembali kualitas pembelajaran dan menghindari gejala learning loss(berkurangnya jam belajar dan semangat belajar) bagi para peserta didik. Akan tetapi, Pembelajaran tatap muka terbatas ini dilakukan dengan kebiasaan baru yaitu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) maka pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan dengan harus memperhatikan jarak 1,5 meter dan maksimal peserta didik 50 % persen jumlah siswa setiap kelas untuk SMA/SMK, MA/MAK, SMP/MTs, dan SD/MI, maksimal lima peserta didik per kelas untuk SDLB/MILB, SMPLB/MTsLB dan SMLB/MALB serta maksimal lima peserta didik per kelas.untuk PAUD.
Lantas, bagaimana cara untuk melakukan pembelajaran dengan tatap muka terbatas dengan mengefisienkan waktu tapi tidak mengurangi kualitas pembelajaran itu. Tatap muka terbatas dapat dilakukan dengan pembagian siswa menjadi dua bagian yaitu pola ganjil dan genap. Salah satunya adalah dengan menggunakan model pembelajaran flipped Classroom.
A. Pengertian model pembelajaran flipped classroom
Flipped classroom adalah model pembelajaran dimana siswa sebelum belajar di kelas mempelajari terlebih dahulu di rumah sesuai dengan materi yang diberikan oleh guru. Selanjutnya guru akan memperdalam pengetahuan siswa yang telah diperoleh dirumah dan mengerjakan tugas baik secara mandiri maupun kelompok disekolah. Flipped classroom juga disebut dengan kelas terbalik. Dikatakan kelas terbalik karena berbeda dengan pembelajaran tradisional yang mana guru terlebih dahulu memberikan pembelajaran disekolah kemudian siswa mengerjakan PR atau tugas di rumah.
B. Pemanfaatan fitur rumah belajar pada model pembelajaran Flipped Classroom
Adapun langkah-langkah pemanfaatan fitur rumah belajar pada model pembelajaran flipped classroom
1. Pada pertemuan pertama, guru melalui kelas maya atau whatsapp mengarahkan siswa untuk belajar mandiri baik melalui sumber belajar, laboratorium maya, bank soal, tv edukasi, radio suara edukasi dan m-edukasi.
2. Pada pertemuan kedua, guru bersama siswa melakukan pembelajaran secara tatap muka dikelas. Guru membahas kembali materi yang sudah dipelajari siswa sebelumnya dirumah dan memperdalam pengetahuan siswa. Setelah itu, guru memberikan tugas kelompok atau mandiri untuk dikerjakan oleh siswa disekolah.
Langkah-langkah diatas dapat dilakukan secara bergantian saat melakukan pembelajaran tatap muka terbatas misalnya pola ganjil belajar dirumah dan genap disekolah dan bergantian di minggu berikutnya.
Berikut ini adalah contoh pemanfaatan fitur rumah belajar pada model pembelajaran flipped classroom:
Semoga artikel ini bermanfaat.
Ayo download aplikasi rumah belajar di smartphonenya dan gunakan aplikasi rumah belajar untuk mendukung pembelajaran.
MERDEKA BELAJARNYA
RUMAH BELAJAR PORTALNYA
MAJU INDONESIA
mantap bu
BalasHapusTerima kasih Bu☺️🙏
Hapus